Rul, Aku tidak pernah membayangkan akan berumahtangga denganmu, bercumbu penuh nafsu, berbicara sampai renta, belajar dan tumbuh bersama men...
Rul, Aku tidak pernah membayangkan akan berumahtangga denganmu, bercumbu penuh nafsu, berbicara sampai renta, belajar dan tumbuh bersama mencari ridho-Nya.
Aku heran, kenapa beliau memberi lampu hijau tanpa kerumitan seperti sebelumnya? Gadis yang pernah kusampaikan agar dibantu legal mengenth*, justru dibuat benci kitab suci. Penghalang pernikahan kami.
Mustahil di usia ini, kita tidak memiliki orang yang diinginkan. Akupun berasumsi perjodohan ini adalah bentuk iba karena melihat si sulung belum juga berkeluarga, sementara adik-adiknya sudah punya putri dua.
Aku heran, mengapa harus dipersulit dulu, dibuat mati. Baru setelah itu diberi jalan.
Rul, terlepas bagaimana penilaianmu. Jelasnya aku akan sepenuhnya mencurahkan hal-hal yang kusembunyikan ke kamu.
COMMENTS